04.24.09

Romantika Cinta Sejati (Episode 1)

Posted in Diary, Short Story at 11:26 am by Wandy Eka Pranata

Ceritanya itu diawali dengan perkenalan Wandy dan Novi di kampus mereka. Saat itu mereka sedang makan siang dengan teman mereka masing-masing. Ternyata teman mereka ada yang saling kenal. Dari situlah awal mereka bersalaman, menyebutkan nama masing-masing, bertukar senyum manis dan saling menanam benih cinta di hati mereka masing-masing.

Cupid Love tidak lambat dalam bertindak, panah asmara sudah dia tancapkan di hati Wandy dan Novi sedari mereka bersalaman. Wandy sering memikirkan Novi dan merindukan setiap pertemuan mereka. Begitu juga dengan perasaan Novi terhadap Wandy. Bangun pagi selalu dirasakan begitu segar. Makan siang dan makan malam selalu dirasakan begitu menyenangkan. Setiap kegiatan di kampus mereka selalu dilakukan dengan begitu semangat. Dan ketika hari telah berakhir dan saatnya tidur, hanya rindu dan debar yang selalu ada di hati mereka. Mereka sedang jatuh cinta.

Dua minggu kemudian mereka pun membuat janji buat ketemuan berdua untuk “pertama” kalinya. Mal Taman Anggrek adalah pilihan mereka. Target plan hari itu adalah makan siang di Gokana, kemudian beli karcis untuk nonton film P.S. I Love You, lalu ngemil sore di Honeymoon Dessert, kemudian main di Timezone, mencari baju buat Imlek dan makan malam di Fiesta Steak.

Wandy melakukan kesalahan fatal. Ketika Novi sudah menunggu dari jam 11, dia baru datang 30 menit kemudian. Memang image tukang telat belum hilang dari dirinya. Tapi Novi ternyata orang yang sangat sabar dan pengertian. Dia tidak mempermasalahkan hal itu asalkan di kemudian hari tidak terulang lagi. Lewatlah masalah hari itu dan mereka pun berdua menjalani hari yang menyenangkan itu.

Hari yang menyenangkan buat mereka berdua. Perut puas, film romantis dan menyentuh, puas main di Timezone, bersamaan punya baju Imlek dan tentu saja yang terutama adalah bahagia. Waktu menunjukkan tepat pukul 20.00 dan mereka berencana untuk pulang. Tapi tidak seperti biasanya mengambil jalan pulang yang dekat, kali ini Wandy memutar jalan lewat Tanjung Duren. Ternyata dia ingin beli bunga dulu ntuk Novi. Setangkai mawar putih untuk hari pertama yang begitu membahagiakan.

Hari demi hari mereka lewati dengan penuh kebersamaan, canda gurau dan waktu-waktu yang menyenangkan. Hingga hari itu tiba. Sebuah hari kasih sayang atau yang biasa disebut dengan Valentine. 14 Februari 2008 mungkin akan menjadi sebuah hari yang tidak pernah Wandy dan Novi lupakan. Wandy mengajak Novi untuk pergi makan malam di Le Bridge Ancol. Dan Novi pun menyetujuinya. Dengan segera Wandy mempersiapkan segala sesuatunya untuk hari Valentine itu. Dengan dibantu teman-temannya, dia bisa menyelesaikan semua kejutan tersebut. Tentu saja dengan biaya yang sangat menguras tabungan. Dia rela selama itu adalah untuk yang terbaik.

To be continued…

Le Bridge

04.23.09

Oh My God…. Udah mau weekend lagi….

Posted in Diary at 9:32 pm by Wandy Eka Pranata

Kalo lagi hari kamis, teman-temanku yang udah kerja sering bilang: “Yess… Besok jumat… (Weekend)”

Terus saya sendiri bilang dalam hati: “Astaga… Besok udah hari jumat lagi….”

Kesalahan di dua pernyataan itu adalah saya masih menganggur jadi gak bisa menikmati weekend dengan nyaman sebagaimana teman-teman yang lain menantikan weekend selalu…..

“Astaga… Besok udah hari jumat lagi… Cepat sekali waktu berlalu… Fresh graduate-ku semakin gak fresh…”

Point penting di masalah ini adalah semakin lama saya mendapat pekerjaan, maka semakin lama juga saya harus menjomblo… Hahahahahaha….

Weekend

Rako Prijanto – Prahara Cinta

Posted in Music at 5:13 pm by Wandy Eka Pranata

Pertama kali berjumpa denganmu kekasihku
Dunia seolah kan runtuh
Makanpun tak enak, tidurkupun tiada nyenyak
Selalu teringat oh dirimu

Inikah oh namanya insan sedang jatuh cinta
Mengapa semua begitu indah dilihat, begitu sedap dipandang
Seolah kuingin selalu tersenyum tapi ah aku malu
Padamu

Aku malu..
Aku malu…
Aku malu…

Tiap kata kau ucapkan terasa indah saja
Selalu teringat dan tak lupa
Kau katakan kau sayang padaku oh kasihku
Masih banyak lagi rayuanmu

Inikah oh namanya insan sedang jatuh cinta
Mengapa semua begitu indah dilihat, begitu sedap dipandang
Seolah kuingin selalu tersenyum tapi ah aku malu
Padamu

===============================================

Inilah lagu ketika mengalami cinta pada pandangan pertama… Hahahahaha….

Lean On

Aura Kasih – Asmara

Posted in Music at 4:54 pm by Wandy Eka Pranata

Ini kisah anak manusia
Yang bertemu dengan  rasa yang indah
Yang bisa buat mabuk, buat melayang

Rasa candu tiada tandingannya
Rasa ingin selalu mengulanginya
Yang bisa buat buta, buat melayang

Asmara…
Begitu panggilannya
Asmara…
Kadang suka kadang duka
Asmara…
Bisa membuat semua orang tergila-gila

Tak tertahankan dia sudah
Panah asmara menembus jantung hatimu

=================================

Ini lagu yang indah ketika sedang jatuh cinta… Hahahaha…

P.S. I Love You

03.18.09

Sebuah Coretan Puisi Mengenai Cinta

Posted in Diary, Poem at 3:03 am by Wandy Eka Pranata

Tak pernah kumengerti arti cinta yang sesungguhnya
Tak pernah kusangka aku terluka olehnya
Tak pernah kuinginkan untuk berakhir
Tak pernah kuharapkan akan terjadi

Saat terakhir kurelakan
Engkau pergi meninggalkanku
Tanpa berbalik engkau melangkah yakin
Meninggalkan pilu tak terobati

Aku hidup tanpa dirimu
Aku berjalan tanpa cintamu
Seorang diri aku belajar menerimanya
Kenyataan sebuah realita yang menyakitkan

Kini engkau bersamanya
Dengan bangga kau memujanya
Membandingkannya dengan diriku
Menghancurkan kepercayaanku padamu

Tak sedikitpun aku menduga
Kau telah menduakanku sedari dulu
Bersandiwara setia di hadapanku
Berselingkuh hati di belakangku

Membara hati mengenangmu
Terasa sakit kau permainkan
Kebodohan tulusnya hatiku
Berhasil kau manfaatkan dengan sempurna

Kucoba terima dengan berat hati
Mengatakan maaf yang tak pantas untukmu
Maaf yang tak layak kau terima
Maaf yang tak seharusnya aku layangkan

Mencoba kumenerima
Sebuah realita yang menyakitkan
Kebodohanku dipermainkan olehmu
Kebodohanku dimanfaatkan olehmu

Semua telah berakhir
Dan aku percaya seiring waktu
Luka yang dalam ini akan sembuh
Sembuh dengan sendirinya

Puncak khayalan cintaku
Telah hilang dari pandanganku
Lekang oleh waktu
Lenyap entah kemana

Kembali kujalani perjalanan yang datar ini
Mencari sebuah puncak kebahagiaan
Yang layak untuk kudaki
Demi menemukan arti cinta yang sebenarnya

(Wandy Eka Pranata)

broken-heart

Previous page · Next page