05.22.09

Diary Masa Lalu (Sebuah kisah 12 tahun yang lalu) {Episode 1}

Posted in Diary, My Short Story at 4:39 am by Wandy Eka Pranata

Episode 1

Saat itu aku memasuki sekolah di pagi hari. Keadaan masih sepi dan hanya beberapa murid yang tiba sepagi itu. Aku masuk ke kelas dan menuju ke bangku di baris kedua dari belakang. Dia sudah ada di kelas dan sedang duduk melamun seorang diri. Aku hanya menatapnya sekilas dengan wajahku yang tetap diam kalem tetapi hatiku tersenyum dan berdebar. Ketika itu dia duduk tepat di belakangku dan hari yang kulewati selalu ceria karena aku berada di dekatnya.

Pertama kali melihatnya ketika menjadi murid baru di SMP. Dia sekelas denganku dan duduk dibaris paling belakang. Seorang gadis yang berwajah tenang, senyumnya manis lembut dan pembawaannya kalem. Dengan rambut yang panjang dan indah, dia memiliki tinggi yang sama denganku. Aku masih sangat muda dan tidak mengerti kenapa degup jantungku serasa kacau ketika menatap matanya.

Hari demi hari yang aku lewati selalu kusempatkan untuk menatapnya walaupun itu hanya semenit. Posisi pilihan bangkunya yang selalu berada di paling belakang selalu membuatku susah untuk menengok ke belakang. Apalagi saat sekolah dulu aku sering duduk di barisan paling depan. Barulah ketika aku kelas 3, aku meminta kepada wali kelas untuk memberikan tempat duduk yang berdekatan dengannya. Tentu saja tidak ada siapapun yang mengetahui maksudku ini.

Aku tidak pernah melakukan apapun untuk menarik perhatiannya karena aku sudah merasa senang ketika bisa menatap dia sekali saja. Ketika dia tersenyum, ketika dia melamun, ketika dia fokus memperhatikan guru yang sedang mengajar, matanya yang indah seolah-olah membuat waktu berhenti berjalan. Aku sangat menyukai moment itu.
Ada sebuah kejadian yang masih saya ingat jelas sampai hari ini. Waktu kami kelas 3, ketika dia duduk di belakangku. Saat itu kami sedang mengerjakan sebuah soal dari guru. Saya sedang fokus mengerjakan soal dan ketika saya selesai, saya bersandar dan sangat kaget. Saat itu dia sedang menatap ke arah buku catatanku. Jarak mataku ke matanya hanya sekitar 10cm. Oh My God…. Itu ada 2 detik terlama dalam hidupku…

Kemudian kami lulus SMP dan tetap berada dalam SMU yang sama. Aku tetap tidak mengerti apa yang aku rasakan sampai hari itu.  Ketika kami lulus dan aku pindah ke Jakarta. Aku mulai merasakan ada yang kurang dalam keseharianku. Yah.. Aku tidak dapat melihat mata itu lagi, aku tidak dapat melihat senyum itu lagi. Sejak saat itu aku mulai membiasakan diri untuk tidak memikirkannya lagi. Hingga ketika aku mengerti apa yang dinamakan Cinta. Aku mencari keberadaannya. Aku bertanya kepada teman-teman tentang keberadaannya. Nihil.. Tidak ada yang pernah melihatnya lagi. Dia pun hilang dalam penyesalanku.

To be continued…

n1406798259_155358_2705

7 Comments »

  1. IbraCadaBra said,

    CLBK yehh??? hehehhe.. ikut terkemek-kemek aja ko buat cari nya… hehehehhe

    • Wew… Gak perlu ikut Termehek-Mehek… Tunggu episode berikutnya deh buat cerita lengkapnya…. :D

  2. Dvied said,

    another sinteron story hahahaha

  3. Lia said,

    hahaha..cewek yang dulu kowandy cerita ke saya yahh>>akhirnya di ceritain jg di blog nya..hahaha..

  4. Dvied said,

    alibii la


Leave a Comment