05.08.09

Romantika Cinta Sejati (Episode 3)

Posted in Diary, Short Story at 1:59 pm by Wandy Eka Pranata

Keesokan harinya ketika berada di kampus, Wandy seperti biasa main ke kelas Novi tapi hari itu dia tidak masuk kelas. Dia bertanya pada temannya tentang ketidak hadiran Novi saat itu dan temannya bilang entah kenapa, hari ini si Novi tidak bisa dihubungi. Dan sejak itu, Wandy tidak bisa menghubungi Novi lagi. Ada yang mengatakan bahwa Novi telah pindah ke luar negeri, ada yang mengatakan bahwa Novi telah menikah dan hidup di daerah lain. Bagi Wandy, Novi telah mengajarkan banyak hal tentang bagaimana menerima cinta tanpa berkaca dari kisah cinta masa lalu karena tidak semua kisah cinta itu akan berakhir sama.

Saat ini Wandy bekerja di sebuah Music Cafe sebagai seorang Manajer yang bertanggung jawab mengurus segala hal di Cafe itu. Cafe tersebut lumayan terkenal karena rasa makanannya yang lezat dan live musiknya yang romantis. Hingga suatu hari, tanpa dia sangka, ada seorang wanita yang datang ke Cafe tersebut untuk reservasi. Wanita tersebut seorang diri. Karena saking sibuknya menghitung bon di kasir, Wandy tidak bisa memperhatikannya dengan jelas. Setelah urusannya selesai, Wandy bertanya pada bagian reservasi, siapa wanita yang tadi memesan tempat. Ternyata dia menggunakan nama cowok sebagai pemesan. Dia memesan tempat buat besok malam. Wandy hanya tersenyum, dalam hatinya berkata: “Wajarlah… Besok khan valentine, siapapun pasti gak mau rencananya berantakan jadi pasti reservasi lebih awal“.

Keesokan harinya yang merupakan hari Valentine merupakan hari yang sangat sibuk di Cafe tersebut, banyak pasangan muda yang berdatangan untuk melewati Valentine bersama kekasih mereka. Wandy sebagai manajer pun tidak kalah sibuk. Apalagi sebagai manajer. Tapi dia tetap penasaran terhadap wanita berparas cantik kemarin yang memesan meja di barisan depan panggung musik. Pemesanannya untuk puluk 18.00 tapi sampai pukul 20.00 dia belum juga muncul. Ketika Wandy hendak menutup reservasinya dan memberikannya kepada orang lain, tiba-tiba muncullah wanita tersebut. Dari pintu mereka disambut oleh pelayan dan dipersilahkan duduk, Wandy merasa seperti mengenal wanita ini. Wandy pun mendatangi mejanya untuk melayani dan merekomendasikan menu di Cafe-nya.

Alangkah terkejutnya dia ketika sadar bahwa wanita itu adalah Novi. Novi pun tersentak kaget dan beberapa saat mereka berpandangan. Hanya 3 detik tapi bagi mereka rasanya seperti 1 jam bertatapan. Mereka saling tersenyum dan kemudian bersikap seolah-olah tidak mengenal. Empat tahun telah berlalu sejak malam Valentine itu dan tanpa disangka mereka bisa bertemu lagi. Mereka telah saling memahami karena Novi datang bersama seorang pria di hari Valentine itu. Pria yang nampaknya sangat mapan dan bisa diandalkan. Setelah selesai melayani mereka, Wandy pun berpamitan dan melakukan rutinitasnya. Sesekali Novi melayangkan pandangannya ke arah Wandy yang sibuk bekerja. Wandy pun demikian sesekali melayangkan pandangannya ke arah Novi.

Malam semakin larut dan ketika Wandy melihat bahwa Novi dan pasangannya sudah menyelesaikan makanan mereka, dia pun naik ke panggung musik dan berkata: “Saya ingin mempersembahkan sebuah lagu untuk para pasangan yang sedang menikmati Valentine… Lagu ini lebih spesial buat seseorang di masa laluku. Saya belum sempat berterima kasih padanya karena telah mengajarkan begitu banyak hal kepada saya.
Kemudian mulailah musik melantun..

====================================
Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena
Cinta yang t’lah hilang darimu
Yang mampu menyanjungku

Selama mata terbuka
Sampai jantung tak berdetak
Selama itupun aku mampu untuk mengenangmu

Darimu kutemukan hidupku
Bagiku kaulah cinta sejati
( Bagiku engkaulah… cinta sejati )

Bila yang tertulis untukku
Adalah yang terbaik untukmu
Kan kujadikan kau kenangan
Yang terindah dalam hidupku

Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupmu
Yang t’lah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah

(Popularized by Samsons)
====================================

Setelah selesai menyanyikan lagu itu, Wandy melihat Novi dan pasangannya beranjak dari meja mereka dan pulang. Wandy terus menatap ke arah Novi. Dan sebelum Novi keluar dari pintu Cafe tersebut, dia memandang ke arah Wandy dan tersenyum. Sangat tersirat dalam senyumannya bahwa dia ingin mengatakan: “Terima kasih ya Wan buat kenangan terindah yang pernah loe berikan buat gue dulu“. Novi pun menghilang dari pandangannya. Tidak lama kemudian, salah satu karyawan Cafe memanggil Wandy dan memberikan sebuah kartu yang ditinggalkan di meja Novi tadi. Sebuah kartu yang di bagian depannya tertulis “Untuk Wandy”. Kartu ini biasa digunakan di Cafe untuk request lagu. Isinya singkat: “i will always love you..“. Wandy pun tersenyum.

-The End-

Definiton Of Love is You

(P.S. Cerita ini hanyalah sebuah fiksi yang terinspirasi dari lagu Samsons – Kenangan Terindah)

27 Comments »

  1. you will always be in my heart?

  2. Lia said,

    Terharu kooo…

  3. Dvied said,

    pemirsaaaaaaaa..ternyataa..cerita nya cerita fiksi..alias cerita fiktif

  4. cool kid said,

    ..

  5. will said,

    ini beneran ato boongan ?

  6. Jacky Chen said,

    hmm coba non fiksi pst lbh menarik dan indah…
    sayang sekali….

    • Hmmm… Dalam hidupku saya belum temukan wanita yang bisa mencintai seperti itu dan bisa saya cintai seperti itu…
      Belum…

  7. IbraCadaBra said,

    yahh… ternyata palsu… saya lebih suka yang real…

  8. IbraCadaBra said,

    iyah kalo nonton film dari kisah nyata seperti nya lebih kena ke saya daripada sinetron yang mengada-ada… hehehe…

    • Wah… Kisah nyata-nya udah banyak di posting2an yang dulu… Hehehehe…. Nanti deh saya ceritain sebuah kisah nyata tentang “Perjuangan Sakit Hati”… ;p

      • IbraCadaBra said,

        asikk… saya tunggu yah ko sharenya…hehehe…

      • Hahahaha… Entah kapan ya… Bisa 1 minggu, bisa 2 minggu, bisa 1 bulan… Mood bercerita itu gak selalu ada.. Seringnya ada pas udah mau tidur… O_o”

  9. will said,

    kirain novi yg itu

  10. PinPin said,

    Kyaaaaaaa…. uda baca seru”
    ternyata fiksi~~~~~~

    • Wow… Apakah ada yang salah bila kisah ini fiksi?
      Hahahahaha….
      Udah dibilang di komen sebelumnya, saat ini “belum” ada wanita yang bisa mencintai dan saya cintai seperti itu… :)

  11. Daniel said,

    ko Wandy : Udah dibilang di komen sebelumnya, saat ini “belum” ada wanita yang bisa mencintai dan saya cintai seperti itu…

    pertanyaan saya : berarti kalo pria sudah ada dunk??? wakakkakakaak… pizzz

  12. krystlepinkan said,

    nice story
    ^^


Leave a Comment