02.25.08
Cinta Yang Tak Dapat Kuakui…
Bagaikan seorang anak kecil
Yang dilepas ke hutan liar
Jauh di pedalaman
Tanpa pentunjuk jalan keluar
Bagaikan seekor semut
Yang ditangkap
Dan dilempar jauh
Dari populasinya
Aku…
Ketika sedang terbang
Melintasi hidup ini
Terjatuh…
Aku tidak tahu keberadaanku
Sekitarku sangatlah indah
Tapi dibalik semuanya
Aku melihat sakit yang teramat
Aku tidak percaya dengan sekitarku
Aku berdalih bahwa ini semua tidak ada
Aku menganggap ini hanya ilusi
Tapi tidak dapat aku sangkal
Bahwa aku jatuh cinta…
02.22.08
Cinta Buram
yang kurasakan selama ini tak ada manisnya
mana indah yang pernah kita janjikan
mana rayuan yang dulu sering kau berikan
sekarang garing tak ada lagi
cintamu sekarang entah kemana perginya
cinta yang dulu indah hampalah sudah
mungkin sudah sering kau berikan aku bosan
sudah tak indah lagi jadinya
cinta yang dulu manis seperti warna pelangi
merah kuning hijau, banyak lagi warnanya
sekarang tak indah lagi
berwarna buram
Rindu
wahai sepi aku mengadu
pada hati yang sedang dirindu
pada malam yang gelap
pada dingin yang membuat bulu kudukku merinding
pada kasihku yang sudah lama pergi
aku rindu, rindu ini sudah lama menanti
rinduku yang sudah dibawa sampai mati
aku ingin jumpa kamu tapi tak bisa
aku merasakan kehadiranmu
lewat angin yang berhembus
kau dimana aku mencari
jauh hatimu tak tertembus
dalam ruang dan waktu
selalu ada dirimu
dihatiku tulus
pada angin yang berhembus itulah dirimu
malam yang gelap kumencari engkau tak ada
yang ada hati ini semakin rindu padamu
02.15.08
Suatu Hari Ketika Engkau Datang Kembali…
Aku pernah mencintaimu
Aku pernah mengharapkanmu
Aku pernah memikirkanmu siang dan malam
Aku pernah menunggu pintu hatimu mengundang diriku
Tapi…
Semua itu adalah masa laluku
Semua itu adalah lembaran kenangan yang indah
Yang tidak seharusnya aku buka kembali
Kini engkau datang kembali
Mengisi hari-hariku dengan senyummu
Menghibur jiwaku dengan canda tawamu
Dan memikat hatiku dengan paras cantikmu
Aku bergeming…
Hatiku pun perlahan luluh kembali
Tapi aku teringat janji yang telah aku buat
Bahwa tiada cinta untuk dirimu
02.11.08
Gawat… Aku merasakan cemburu…
Apa yang aku rasakan ini?
Cemburukah ini?
Mengapa seperti iri?
Kata-katanya pilu menyayat hatiku…
Logika memanggil namaku…
Logika menenangkan hatiku…
Logika mengatakan agar aku sadar…
Logika mengingatkan bahwa aku tidak seharusnya jatuh cinta…
Tapi…
Perasaan selalu berlawanan…
Perasaan mengatakan cinta…
Perasaan meyakinkan kecemburuanku…
Aku memang telah jatuh cinta…
Sekali lagi terhadap sesuatu yang mustahil…
Kebodohan yang terulang kembali…
Dan harus aku hilangkan kembali…
Gawat… Aku merasakan cemburu setelah sekian lama kehilangan perasaan itu…
