12.25.07
My 2007 And My Trigger
My Dear Diary…
Hari ini hari Natal… Lebih tepatnya saat saya mengetik, ini adalah Christmas Eve… Malam Natal yang seharusnya penuh dengan harapan dan kebahagiaan… Sebelum mengetik blog ini, saya sedang duduk dan merenungkan kenapa saya sampai saat ini masih juga gagal dalam banyak hal…
Sometimes saya iri dengan beberapa teman yang sukses dalam kuliah, dalam menghasilkan duit dan dalam kisah cinta mereka… Bukan berarti saya gagal total dalam segala hal. Hanya saja saya tidak tahu sampe kapan saya harus perjuangin semuanya untuk menemukan apa yang saya sering harapkan, yaitu Kebahagiaan.
At this Christmas Eve, I wish that I can find my happiness. Tapi kayaknya belum dikabulkan ama Om Santa… Dan yang lebih menyakitkan, saya menemui kenyataan bahwa saya itu bukan apa-apa dari sudut pandang seseorang yang begitu saya kagumi. Yup… Kalo mau dibandingkan dengan orang-orang yang lain dalam hidupnya, saya hanya sesuatu yang sangat tidak perlu diperhitungkan. Itu tidak saya temukan di dalam dirinya saja, beberapa orang sebelum dia pun memancarkan hal yang sama.
Sekedar intropeksi diri, memang saya sadar kalo saya punya sangat banyak kekurangan. Keunggulanku apa aja? Hampir tidak ada. Hanya bisa melakukan sesuatu dengan teliti dan penuh perhitungan dengan berhati-hati, apa yang bisa dilebihkan dibandingan dengan beberapa orang yang punya skill dan kemampuan yang lebih bisa menghasilkan sesuatu yang berguna bagi hidupnya.
Tahun 2007 ini sepertinya bukan tahun yang baik bagi saya. Terlalu banyak masalah yang terjadi, mulai dari skripsi, telat lulus, masalah keuangan, rohani dan yang paling parah adalah ketika harus dikhianati oleh orang yang sangat saya percaya dan sayangi. My God, yang terakhir itu adalah yang paling parah mempengaruhi segala-galanya dan terjadi tepat di hari ulang tahunku. Sebuah kejadian yang tidak akan terlupakan karena bertepatan dengan hari ulang tahunku. Saya masih ingat jelas bagaimana semuanya dia katakan di telpon menjelang jam 12 malam. Saya tidak perlu menceritakannya lagi karena semua sudah jelas di blog sebelumnya. I don’t want to talk about it again.
Hal-hal baik yang terjadi di tahun ini juga sebenarnya ada dan bisa dikatakan membawa kebahagiaan. Seperti mendapatkan teman-teman dekat yang baik. Entah apa yang terjadi dengan saya sekarang kalo saya tetap menyendiri dan tidak punya teman yang selalu menguatkan. Terlebih ketika saat-saat saya mengetahui kenyataan bahwa “dia” telah memiliki orang lain hanya beberapa saat setelah memutuskan hubungan kami. Sebuah pengkhianatan yang menyakitkan tapi itu menjadi sebuah berkat bagi saya. Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan karena telah memakai para pemimpin di gereja untuk memisahkan kami sehingga pada akhirnya saya bisa tahu bahwa “dia” itu orang yang seperti apa. Awalnya saya tidak menerima tapi sekarang saya paham apa maksud Tuhan. Syukur semua berakhir sekarang dan tidak menjadi penyesalan di kemudian hari. Ini sebenarnya bisa dikatakan sebagai sebuah hal baik di tahun 2007. Sengsara yang pada awalnya membawa derita tapi pada akhirnya membuat sadar sebab dan akibatnya kelak.
Ada satu kejadian yang benar-benar special dan baru kali ini saya merasakan kegilaan seperti sekarang ini. Hanya gara-gara bertemu dengan dia, saya bisa merasakan tubuhku begitu kacau. Jantung berdebar tidak karuan, nafas jadi kacau, kepala jadi panas dan panik, lengan gemetaran dikit dan kaki lemas. My God… She looks like a Goddess. Dia punya tatapan yang begitu dalam dan penuh keseriusan. Aura-nya sangat kental dengan aura kedewasaan seorang kaum Hawa. Dengan penampilan yang cool dan tenang. My God… Pertama kali melihatnya waktu sedang berada di toko computer (VPG), saya sedang berdiri di dalam toko dan menatap keluar ke jalan lewat pintu kaca. Dan tiba-tiba dia lewat. Saya tertegun memandang dia. Seperti waktu berjalan dengan begitu pelan ketika dia melintas, perasaanku tidak karuan seperti yang saya jelaskan sebelumnya. Tanpa saya sadari saya tersenyum saat itu dan disadarkan oleh Ronald Jadul. Saya tidak punya alasan untuk tidak mempercayai Love At The First Sight karena saya telah mengalaminya. Walaupun pada akhirnya saya disadarkan bahwa saya tidak mungkin bisa mendekati dia, saya tetap bahagia karena bisa merasakan hal ini. Perasaan gila ini tidak ada bandingannya. The Real Love At The First Sight.
Apakah sakit ketika mengetahui bahwa saya tidak mungkin mendekati dirinya? Yup… Sakit… Tapi saya sudah terlalu sering merasakan sakit, jadi saya sudah terbiasa. Sesuatu yang terlalu sering dirasakan sakit, lama-lama akan membuat hati menjadi mati. That’s why you have to control it. Kalo hati sudah mati, bayangkan sendiri… ^^
Saya punya sebuah ungkapan perasaan untuk seseorang yang tidak mungkin bisa saya hadirkan dalam hidupku. Saya tahu dia tidak akan pernah melihat ungkapan ini. Saya hanya berharap semoga Tuhan sudi untuk membawa setiap kata-kata dalam ungkapan ini ke dalam mimpinya. Mimpi semalam yang mungkin akan terlupakan keesokan harinya. For My Trigger (begitulah saya dan teman-teman menyebutkan initial namanya).
For My Trigger
by. Wandy Eka Pranata
Pertama kali engkau hadir dalam duniaku
Hanya sebagai seseorang yang melintas dalam pandanganku
Pertama kali aku melihatmu
Pada saat itu juga aku menjadi paham apa alasanku untuk tetap berjuang
Aku tidak tahu siapa gerangan dirimu
Aku tidak mengenal asal-usul dirimu
Aku tidak pernah melihatmu sebelumnya
Dan aku takut moment ini hanya akan hilang begitu saja
Tapi ternyata Tuhan bermurah hati
Karena engkau bukanlah seseorang yang jauh dari hidupku
Hanya dalam sekejap
Aku sudah bisa mengenal dirimu
Setiap pertemuan kita yang sangat jarang terjadi
Tidak pernah terlintas pembicaraan
Hanya ada kekalutan dalam hatiku
Yang membuat aku seperti orang bodoh
Kecantikan bagai seorang “Goddess”
Tatapan yang begitu fokus dan serius
Aura yang sangat penuh kedewasaan
Membuat dirimu begitu sempurna dalam duniaku
Tapi aku sadar bahwa aku bukanlah siapa-siapa
Aku hanyalah seorang pengagum dirimu
Yang hanya bisa mengagumi dalam memori
Dan hanya bisa memuja dalam harapan tanpa realitas
Aku terlalu takut untuk bisa mendekati dirimu
Khawatir akan penolakan
Karena lebih baik aku tidak mendekat
Daripada harus kehilangan dirimu
Harapanku adalah ketika engkau menyadari
Bahwa ada seseorang di luar duniamu
Yang begitu mengagumi dirimu
Laksana seorang “Goddess”
Semoga kelak engkau menemukan kebahagiaan
Bersama seseorang yang sempurna juga
Seseorang yang bisa menceriakan hari-harimu
Dan menemanimu dalam melewati setiap moment dalam hidupmu
My Trigger…
I’m nobody in your life
I’m just a man that worship you
And still I’m nobody for you
For this Christmas
I wish all the best for you
I don’t wish for myself
I’m just wish for your happiness
~0O0~
Merry Christmas and Happy New Year… ^^
12.11.07
Pengorbanan Cintakah?
Hmmm… Update blog baru nih… (Uhuk.. Uhuk..)
Hehehehehe… Lagi batuk…
Kali ini mau membicarakan tentang sesuatu yang disebut dengan pengorbanan demi kebahagiaan seseorang. Kebahagiaan “Pacar” (Dibaca sambil mainkan simbol dua jari peace: Tanda kutip pacar).
Pasti setiap orang pernah berkorban untuk seseorang yang mereka cintai.
Pertama adalah yang pengorbanannya membuat orang yang dicintainya itu tahu dan bahagia. Seperti contoh temanku yang biasa dipanggil Memot (Samaran). Dia baru saja berhasil membuat sebuah “Maha Karya” terbaik dalam hidupnya (kayaknya) yaitu sebuah kepingan CD yang isinya adalah perjuangannya setiap hari untuk mengejar-ngejar teman pacarnya (Nama pacarnya itu Adrian Jelek Lemot dan Lamban) hanya untuk merekam mereka mengucapkan Happy Besdey (saya rasa dalam rekaman itu gak ada yang mengucapkan Birthday dengan tepat.. Hahaha….). Bayangin aja sampe harus seorang diri memasuki kandang kambing. (Dibaca: Kandang Alekxs a.k.a Mbek), menitip kamera kesana dan kesini.dan sampe telat hamper satu jam waktu memberikan present itu ke Adrian Jelek Lemot dan Lamban soalnya terlalu banyak yang harus dikerjakan jadi waktunya gak cukup. Itu pun dia jauh dari kostnya naik taksi jam 01.00 am dengan Selvyna (Baca: Si Cantik…) hanya untuk mengantarkan CD hasil kerja kerasnya itu. Udah gitu supir taksinya rada-rada menyeramkan lagi (katanya lho gitu..). Hasilnya? Wah… Sangat bagus.. Isinya itu mengandung unsur lucu, wow dan so sweeeett….. (menurutku ya apalagi pas bagian Memot sendirian ngomong). Hahahahahaha…. Dah lama saya gak ketawa seperti waktu nonton rekaman itu. Udah lama juga gak lihat hal-hal yang begitu sweet. Sweet-nya itu setimpal dengan setengah dari aura cinta yang muncul ketika seorang pria berlutut di hadapan pasangannya dan memberikan cincin untuk melamarnya. Apalagi yang pas bagian terakhir yang pake lagu Canon in D dan ada foto-foto mereka berdua (Kata Will: Adrian 1986-2007.. Wakakakakaka….). Dari bagian itu tuh sepertinya aura cinta memancar dan nembak-nembak keluar dari monitor Adrian. Hahahaha… Itu adalah salah satu pengorbanan yang membuat pasangannya bahagia. Btw, dimana ya seorang cewek yang pengorbanannya membuat saya bahagia? Hahahaha….
Kedua adalah yang pengorbanannya malah membuat orang yang disayanginya itu risih. Contohnya temanku yang namanya saya rahasiakan. Ada seorang cowok sedang pedekate ke dia. Cowok ini sangat berlebihan sampe keadaan pengorbanannya itu malah membuat si cewek menjadi risih. Terus mengikuti dan menunggunya dimana-mana. Mungkin si cowok gak tau kali ya kalo cinta itu gak bisa dipaksa tapi harus diperjuangkan. Dan dalam perjuangan itu “Kita harus sadar kapan kita harus tetap konsisten berjuang dan kapan kita harus mundur”. Pernah juga ada temanku cewek yang ditembak ama cowok lewat Radio Kampus. Menurut saya, menurut teman-temannya dan menurut orang-orang yang mendengarnya, itu adalah sebuah perjuangan yang sangat berani. Tapi hasilnya? Ketika si cowok mendatanginya, si cewek hanya menangis dan lari dari hadapan cowok itu. Selanjutnya, si cewek kesel ama cowok itu. Why? Karena si cewek risih dan gak suka pengorbanan seperti itu. Ckckck… Kasihan juga ya si cowok. Itulah yang disebut pengorbanan yang membuat orang yang disayanginya itu risih dan malah bisa berakar benci.
Ketiga adalah pengorbanan yang tidak pernah diketahui orang yang yang disayanginya. Apakah ada yang tau Pemuja Rahasia? Ini bukan Pemuja Rahasia yang berhala-berhala gitu ya. Tapi ini istilah lain dari Secret Admirer. Jadi yang udah mulai agak kolot pikirannya silahkan jernihkan dulu. Hahahaha… (Joke..). Saya pernah tau dan kenal baik dengan seorang cowok yang bernama Dungu yang sedang mencintai seorang cewek yang bernama Beauty. Dungu udah lama menaruh hati terhadap Beauty sejak pertama kali dia melihatnya. Dungu terlalu malu untuk menunjukkan perasaan dan pengorbanannya terhadap Beauty. Alasannya simple, Dungu takut ketika perasannya diketahui, Beauty bakal menjauhi dia dengan alasan mau menjaga perasaan Dungu supaya bisa menganggap Beauty teman atau seperti sodara aja. Setelah beberapa saat berjalan, Beauty akhirnya hanya menganggap Dungu itu seperti Kakak baginya. Dungu banyak melakukan sesuatu hal untuk Beauty tapi diluar sepengetahuan Beauty. Dungu tahu bahwa hal itu hanya akan sangat merugikan dirinya tapi tetap dia lakukan. Dungu juga sangat bersyukur karena Beauty tidak pernah menyadari bahwa itu adalah hal-hal dari Dungu, padahal teman-teman Beauty hanya sekali lihat langsung tahu pasti bahwa itu adalah kerjaan si Dungu. (Syukur juga ya Beauty gak peka… Hahahaha…). Beauty tahu kalo Dungu itu baik terhadap dirinya tapi Beauty sekalipun tidak pernah memanfaatkan Dungu. Sama sekali tidak pernah. Walaupun mereka sudah dekat seperti kakak dan adik, tapi Beauty tidak pernah memanfaatkan kebaikan Dungu. (Salah satu bukti bahwa Beauty itu cantik di luar dan di dalam..)
(Tidak baik kalo saya mengucapkan hal-hal itu diblog ini, jadi kita rahasiakan saja ya pengorbanan Dungu.. Saya udah janji…)
Sampai pada suatu hari, Beauty menemukan cintanya. Saat itu Dungu hanya bisa tersentak dan terdiam saat Beauty dengan gembira memberi tahu si Dungu: “Hari ini saya Dede udah jadian. Cowok itu persis seperti apa yang Dede impikan”. Dungu sedih banget saat itu karena kemarin dia baru saja berhasil mengumpulkan keberanian dalam hatinya untuk merayakan ultah Beauty berdua saja (sesuatu yang kata Dungu merupakan keberanian yang belum pernah terjadi). Dungu pun mulai tersenyum dan memberi selamat untuk si Beauty. Pilu yang tertutup dengan sempurna oleh sebuah senyum kebahagiaan. Senyum karena melihat orang yang dicintainya sedang bahagia. Saya hanya bisa bilang ke Dungu: “Cinta adalah bagaimana melihat dia bahagia walaupun itu adalah tidak bersamanya”. Itu adalah sebuah kalimat yang sejak awal saya buat dan sampai saat ini masih terpampang di tembok kamarku. Kalimat yang sering saya berikan kepada para Pemuja Rahasia. Sampai saat ini, Dungu masih tetap menyimpan rahasianya terhadap Beauty walaupun teman-teman Dungu sudah memaksa Dungu buat menceritakan pengorbanannya. Dungu bersikukuh dengan pendiriannya bahwa lebih baik tidak memiliki daripada harus kehilangan. Itulah yang dinamakan pengorbanan yang tidak pernah diketahui oleh orang yang disayanginya.
Pengorbanan seperti apa yang pernah kalian lakukan terhadap seseorang yang kalian cintai?
Jawab di comments aja ya… Hehehehe… Tengkyu…
“Cinta adalah bagaimana melihat dia bahagia walaupun itu adalah tidak bersamanya” (by. ♥Pangeran Cinta♥ a.k.a Wandy Eka Pranata)
Saya tutup blog ini dengan sepenggal lirik lagu:
Paul Anka – I Don’t Like To Sleep Alone
……
Marry me..
Let me live with you..
Nothing is wrong when love is right..
Like a man said in his song..
Help me make it through the night..
Loneliness can get you down..
When you get to thinking no one cares..
Lean on me..
And I’ll lean on you..
Together we will see it through..
……