11.22.07

Ini baru buat blog baru… ^^

Posted in Uncategorized at 1:59 am by Wandy Eka Pranata

Yessss…… Akhirnya punya blog yang bagus… ^^

Thank’s Alekxs udah bantu buatin…

Yang singgah di sini harus comment ya…

Ini udah ditransfer semua yang dari blog lama.. ^^

Hahahahahahahahahaha………

Mau manusia, hewan, makhluk halus, makhluk lembut, makhluk keras, pokoknya comment aja… :D

11.15.07

Ketika beberapa saat aku termenung memikirkannya…

Posted in Poem at 6:11 am by Wandy Eka Pranata

Cinta adalah nyala api yang melalap hatiku..
Aku ingat saat pertama kali bertemu dengannya..
Mulai mengenali dirinya..
Hingga saat perpisahan aku menyadari bahwa kehilangan itu
sungguh menyesakkan hati..
(Kahlil Gibran dengan sedikit perbaikan dari Wandy Eka Pranata)

Cinta adalah suatu bentuk keindahan yang tidak dapat dilihat dengan cara apa pun, melainkan hanya dapat dirasakan dalam hati setiap manusia..
(Kahlil Gibran)

Cinta melihat dengan hati. Bukan dengan pikiran..
(Shakespeare)

Cinta yang terbatas hanya menampakkan rasa kepemilikan kepada kekasihnya. Namun cinta yang tidak terbatas hanya menginginkan cinta itu sendiri..
(Kahlil Gibran)

Pandangan pertamaku ketika itu aku rasakan begitu dalam dan membuat aku tersenyum kagum dengan sendirinya..
(Wandy Eka Pranata)

Kekuatan cinta adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia..
(Wandy Eka Pranata)

Cinta adalah kunci utama yang membuka gerbang kebahagiaan..
(Oliver Wendell Holmes)

Cinta sejati adalah cinta yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan untuk mengisi kekosonganmu..
(Wandy Eka Pranata)

Siapapun akan terbangun dari tidur kehidupan ketika cinta telah membasuh jiwa dengan jari-jarinya..
(Wandy Eka Pranata)

Cinta adalah ketika seseorang lebih memperhatikan orang lain daripada memikirkan dirinya sendiri..
(David Frost)

Tiada pidana yang lebih berat daripada yang dijalani seorang wanita yang mendapati dirinya terperangkap diantara: seorang pria yang dicintainya, dan seorang pria yang mencintainya..
(Kahlil Gibran)

Ada hal yang sangat saya sesali dalam hidup saya. Ketika saya jatuh cinta, saya tidak berani mengatakannya!
(David Grayson)

Orang muda yang jatuh cinta berkata: Aku cinta kamu karena aku butuh kamu. Orang yang dewasa berkata: Aku butuh kamu karena aku mencintai kamu..
(Erich Fromm)

Cinta adalah bagaimana melihat dia bahagia walaupun itu adalah tidak bersamanya..
(Wandy Eka Pranata)

=============================================================

Cinta Bukan Untuk Dipermainkan
(by. Wandy Eka Pranata)

Aku mengerti apa itu cinta..
Aku paham bagaimana cinta itu bertindak..
Aku bisa merasakan cinta..
Tapi aku tidak kuasa menghadapi cinta itu..

Cinta itu indah..
Cinta itu membuat hati bahagia..
Cinta itu menggejolakkan hati..
Tapi cinta itu juga membutakan kalbu..

Ketika mencintai, semua terasa indah..
Ketika mencintai, apapun hanya untuknya..
Ketika mencintai, fokus hanya pada dirinya..
Tapi ketika semua hilang, hidup serasa tanpa arah..

Ketika cinta pergi..
Semangat patah..
Niat hilang..
Dan hati terasa hancur..

Ketika cinta pergi..
Kesetiaan menjadi sia-sia..
Janji-janji hilang bagaikan debu..
Kebersamaan lenyap seketika..

Aku ingin mencintai dengan setulus hati..
Kepada seseorang yang tepat..
Kepada seseorang yang sanggup membalas cintaku..
Kepada seseorang yang tulus menerimaku..

Seseorang yang akan menjadi berlianku..
Seseorang yang akan menjadi kebanggaanku..
Seseorang yang akan menjadi nafasku..
Dan seseorang yang akan menjadi hidupku..

Aku ingin menyerahkan hatiku seutuhnya..
Tanpa dikhianati..
Tanpa disia-siakan..
Dan tanpa kebohongan akan cinta..

Karena cinta itu bukan untuk dipermainkan..

============================================

11.08.07

Ketulusan dan Kemunafikan

Posted in Diary at 2:32 am by Wandy Eka Pranata

=====================================
Hati ini selalu sepi..
Tak ada yang menghiasi..
Seperti cinta ini..
Yang selalu pupus..

Tuhan kirimkanlah aku..
Kekasih yang baik hati..
Yang mencintai aku..
Apa adanya..

(The Rock feat. Ahmad Dhani – Munajat Cinta)
=====================================

Dear Diary…
It’s been a long time I didn’t tell you about my feeling..
Sejak hati ini dikhianati, saya telah berada dalam keadaan yang tidak menentu lagi. Saya tidak bisa memahami kenapa ada manusia yang bisa bergitu jahat melukai hati orang lain. Dengan tega mempermainkan hidup orang lain. Dengan sadis membunuh perasaan orang lain. Dan dengan begitu kejam menghancurkan hidup orang lain. Bahkan orang yang sangat dipercaya 100% pun bisa menikam dari belakang tanpa diduga sama sekali.

Semua terjadi begitu cepat, hanya sekilas kekejian itu dilakukan tapi meninggalkan luka yang sangat dalam dan butuh waktu lama untuk dipulihkan. Saya sempat meragukan dimana keberadaan hati nurani saat itu. Apakah hati nurani itu hanya mitos? Atau apakah hati nurani itu hanyalah sesuatu yang dijadikan sebagai topeng kemunafikan bagi orang-orang yang munafik? Apa itu hati nurani?

==================================================
Aku bahagia dengar kata cintamu..
Tapi aku sedih menerima kenyataan..
Bahwa tak hanya diriku yang menjadi milikmu..
Bahwa tak hanya diriku yang menemani tidurmu..
Bahwa tak hanya diriku yang selalu ada di hatimu slamanya..

(Dewi-Dewi – Begitu Salah Begitu Benar)
==================================================

Selama beberapa saat saya terkurung dalam perasaan yang penuh benci dan kekecewaan yang sangat mendalam. Setiap hari saya lewati dengan penuh perasaan yang sangat emosional. Entahlah, rasanya seolah-olah saya bukanlah diriku sendiri. Di mataku semua orang tampak begitu penuh kemunafikan. Menjadi sangat sulit untuk mempercayai apa yang disebut dengan ketulusan yang sejati.

Hingga beberapa bulan berlalu sejak kejadian itu..
Saya mulai memahami arti ketulusan. Saya mulai mengerti mana yang merupakan sahabat yang tulus. Dan saya mengerti apa yang disebut dengan cinta sejati. Selama ini, saya begitu bangga dengan diriku sendiri yang menyangka telah memahami arti semuanya itu. Itulah yang membuat saya menjadi mudah dibodohi dan dikhianati.

Sesuatu yang tulus itu tidak mengharapkan apapun sebagai imbalannya dan akan tetap ada dengan setia sekalipun diriku sendiri telah mundur dari hubungan itu. Saya punya teman-teman yang hanya menganggap saya sebagai tanggung jawab mereka dengan topeng sebagai keluarga. Ketika semua itu terlepas, mereka pun menghilang entah kemana, bahkan saat bertemu pun suasana yang ada seolah-olah tidak pernah ada perkenalan diantara kami. Saya juga punya teman-teman yang mengatakan mereka adalah teman sejati tapi ketika saya mulai menutup diri, mereka pun menjauh.

Saya bersyukur karena saat ini saya tau semua kenyataan tentang mereka. Dan saya pun bersyukur karena saat ini saya punya teman-teman yang tulus. Maybe ini bukanlah sesuatu yang bagus untuk dibahas, dengan kata lain konyol untuk dipikirkan maknanya, tapi inilah kenyataan yang ada. Ketika saya telah membuat mereka emosi sekalipun, mereka tetap ada dan selalu mengingatkan saya untuk berjalan di arah yang lebih baik dan terus berjuang untuk berhasil. Mereka tidak memaksa, mereka tidak mengikat, mereka tidak menuntut banyak, mereka tidak membanggakan diri sebagai keluarga atau sahabat yang baik. Mereka hanya menjalani semuanya dengan tulus dan apa adanya. Tapi disitulah terlihat betapa mereka lebih baik daripada orang-orang lain yang menganggap diri mereka yang paling benar padahal mereka punya maksud tertentu.

Sekarang “mungkin” saya telah lebih baik daripada sebelumnya. Kenangan akan pengkhianatan yang saya alami sudah tidak terlalu mengganggu kehidupanku lagi. Saya tidak bisa membanggakan bahwa itu semua karena teman-temanku yang ada saat ini. Saya tidak bisa meyakinkan diriku bahwa saya bisa pulih karena kehadiran mereka sebagai sahabat. Saya tidak bisa mengakui semua itu, tapi sesungguhnya jujur dari “hati nurani”, kalo bukan karena mereka, saya tidak akan ada saat ini untuk membuat blog ini. Blog tentang ketulusan dan kemunafikan.

=========================================
Segenap hatiku luluh lantak..
Mengiringi dukaku..
Yang kehilangan dirimu..
Sungguh ku tak mampu tuk meredam
Kepedihan hatiku untuk merelakan kepergianmu..

(Samsons – Luluh)
=========================================

Hanya waktu yang akan membuktikan ketulusan seorang pribadi terhadap pribadi yang lain. (by. Pangeran Cinta)